Manfaat Mangrove sebagai Habitat Satwa

by -110 Views

LindungiHutan kembali memperkuat kesadaran akan pentingnya melestarikan ekosistem mangrove di Indonesia, dengan menyoroti perannya sebagai tempat tinggal bagi berbagai jenis satwa. Organisasi lingkungan berbasis di Semarang ini menekankan bahwa selain sebagai penahan abrasi, mangrove juga menjadi habitat bagi ribuan spesies fauna yang terancam punah akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.

Ekosistem mangrove mendukung lebih dari 1.500 spesies hewan, mulai dari kepiting bakau, ikan juvenille, hingga burung migran dan primata. Data dari Global Mangrove Watch menunjukkan bahwa Indonesia, yang memiliki hutan mangrove terluas di dunia sebesar 3,36 juta hektare, telah kehilangan hampir 24% luas mangrove alaminya dalam tiga dekade terakhir, terutama karena konversi menjadi tambak dan pemukiman.

Menurut CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, mangrove merupakan ekosistem yang vital bagi keberlangsungan kehidupan, bukan hanya bagi satwa tetapi juga bagi manusia. Organisasi ini telah bekerja sama dengan lebih dari 120 mitra petani di pesisir dan hutan Indonesia untuk melakukan rehabilitasi mangrove melalui penanaman, edukasi, dan penguatan ekonomi lokal. Hingga Mei 2025, lebih dari 1 juta bibit mangrove telah ditanam di berbagai wilayah rawan abrasi dan kehilangan keanekaragaman hayati.

Ketua Yayasan LindungiHutan, Aminul Ichsan, menekankan pentingnya melihat mangrove sebagai pelindung dan pemberi kehidupan, bukan sebagai penghalang. Restorasi mangrove dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi kelestarian satwa dan keberlanjutan komunitas pesisir. Melalui kampanye edukatif dan partisipasi masyarakat, LindungiHutan mengajak semua pihak untuk turut serta menjaga hutan mangrove. Keterlibatan aktif dalam program adopsi pohon dan tur edukatif dianggap sebagai kunci keberhasilan upaya konservasi jangka panjang.

LindungiHutan merupakan start-up lingkungan yang fokus pada konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama dengan lebih dari 590 brand dan perusahaan, melibatkan masyarakat di 34 lokasi penanaman di Indonesia. Program-program yang dihadirkan mencakup Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling, Project Partner, serta program Carbon Offset.

Informasi ini juga sudah dipublikasikan di VRITIMES.

Source link