Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-77 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Ketua IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, melakukan ziarah ke Pesarean Eyang Wongsonegoro di Solo, Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap para tokoh pendiri IPSI. Eyang Wongsonegoro dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah bela diri Indonesia, penggagas, pendiri, dan Ketua Umum pertama Pengurus Besar IPSI. Lahir pada 20 April 1895 dan wafat pada 6 Maret 1978, Eyang Wongsonegoro tidak hanya berjasa di pencak silat, tetapi juga dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Beliau merupakan Gubernur Jawa Tengah pertama dan terlibat dalam pertempuran lima hari di Semarang melawan Belanda.
Bambang Haryo Soekartono menyatakan kebanggaannya sebagai saudara kandung dari Eyang Putri dan Eyang Kakung sendiri. Ia mengajak pesilat untuk meneladani semangat juang dan dedikasi almarhum dalam membangun persatuan pencak silat di Indonesia. IPSI yang telah berdiri selama 77 tahun menjadi rumah bagi banyak perguruan pencak silat dari seluruh Indonesia. Organisasi ini telah melahirkan banyak atlet yang membanggakan Indonesia di tingkat regional hingga internasional.
IPSI berharap dapat membawa pencak silat sebagai cabang olahraga yang berprestasi di ajang Olimpiade di masa depan. Bambang Haryo berpesan agar semangat dan perjuangan Eyang Wongsonegoro tetap dikenang dan dilanjutkan. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan perjuangannya dalam menyatukan dunia pencak silat terus diwarisi.





