Bastianini Menunggu Inovasi Terbaru KTM untuk Membantunya

by -118 Views

Musim pertama pembalap Tech3 di atas Red Bull RC16 terbukti menjadi cobaan berat bagi Enea Bastianini. Setelah debutnya dengan tim Avintia-Ducati di MotoGP 2021, pembalap Italia tersebut pindah ke Gresini dan finis ketiga di klasemen tahun 2022 sebelum akhirnya promosi ke tim pabrikan Bologna. Namun, tahun pertamanya di tim itu diwarnai dengan cedera dan hanya berhasil finis keempat dalam kejuaraan pada 2023.
Tapi musim ini, setelah pindah dari Ducati ke tim satelit KTM, segalanya berubah drastis. Bastianini, yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu favorit juara, sekarang berjuang untuk tidak finis di posisi terbawah setiap balapan. Saat ini ia menempati posisi ke-15 dalam klasemen dengan 31 poin, tertinggal 165 poin dari pemimpin klasemen Marc Marquez.
Prestasi terendahnya terjadi di Silverstone dua pekan lalu, di mana ia merasa menjadi pembalap terburuk di lintasan. Bastianini hanya mampu finis di urutan ke-17, tepat di depan pembalap lainnya, dan terpaut lebih dari 54 detik dari sang pemenang. Ia menggambarkan penampilannya sebagai “mungkin balapan terburuk dalam hidup saya”.
Bastianini telah meminta bantuan KTM menjelang MotoGP Aragon, balapan kedelapan dalam kalender 2025, setelah performa yang sulit di Silverstone. Ia berharap untuk melakukan peningkatan signifikan di trek Aragon dan memiliki motivasi yang lebih tinggi setelah pengalaman buruk sebelumnya.
Selain itu, pembalap asal Rimini itu bersama rekan setimnya pergi ke pabrik KTM di Austria untuk melakukan penyesuaian ergonomi dan aerodinamika di RC16 mereka. Bastianini berharap bahwa hasil pengujian tersebut akan membantu mereka untuk berkembang sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Meskipun memiliki kontrak untuk musim depan, Bastianini menyadari bahwa masa depannya di KTM dan Tech3 mungkin terancam. Hal ini membuatnya melakukan pendekatan dengan Aprilia jika ada kesempatan. Ia juga sedang mempertimbangkan opsi lain seperti Honda, baik melalui rekrutmen langsung atau melalui asosiasi dengan Tech3 untuk menjadi tim satelit. Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan yang ada di dunia balap MotoGP.

Source link