PB HMI Dorong Penguatan Industri Baja Nasional

by -98 Views

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendorong pemerintah untuk mengambil langkah strategis guna memperkuat industri baja nasional agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. PB HMI menyoroti penurunan kontribusi sektor industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dari 32 persen pada tahun 2002 menjadi 18,98 persen pada tahun 2024. Sekretaris Jenderal PB HMI, Muh Jusrianto, menekankan bahwa produksi baja dalam negeri masih lemah, sedangkan kebutuhan domestik diperkirakan mencapai 21 juta ton pada tahun 2025. Hal ini membuat industri baja nasional menjadi sangat rentan terhadap impor baja murah, terutama dari Tiongkok, yang mengakibatkan ketidakmandirian industri.

Untuk mengatasi masalah ini, PB HMI menegaskan perlunya pemerintah memperkuat ketahanan industri baja nasional melalui pendekatan sistemik seperti penyusunan peta jalan industri baja nasional yang terintegrasi. Selain itu, PB HMI mendorong dukungan penuh bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk agar dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian dan daya saing industri baja Indonesia. Krakatau Steel merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang berkomitmen untuk melakukan transformasi guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menarik investor. Diharapkan pemerintah dapat bertindak sebagai fasilitator, pelindung, dan pendorong kemajuan industri baja nasional agar dapat mencapai tujuan reindustrialisasi nasional yang sesuai dengan agenda nasional.

Source link