Wisma 46 Kota BNI, salah satu ikon arsitektur di Ibu Kota, telah meraih sertifikat GREENSHIP Existing Building peringkat Gold dari Green Building Council (GBC) Indonesia. Keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha terukur yang konsisten dalam menerapkan konsep green building. Menurut Nazarudin, Building Manager Wisma 46, tujuan mereka adalah menjadikan Wisma 46 sebagai gedung ramah lingkungan dan nyaman, serta menerapkan konsep berkelanjutan. Pengembang dan pengelola Wisma 46 juga memperhatikan keunggulan desain dan arsitektur dalam hal efisiensi energi, terutama dalam pengkondisian udara dan pencahayaan alami.
Penerapan praktik Green Building juga bertujuan untuk memberikan kondisi gedung yang nyaman bagi para penghuni tetapi tetap ramah terhadap lingkungan. Selain itu, langkah-langkah praktis seperti efisiensi energi dengan menggunakan lampu LED serta memanfaatkan teknologi Energy Monitoring System juga telah diterapkan. Adopsi pendekatan teknologi ini membantu pengelola memastikan efisiensi energi dilakukan dengan tepat guna. Program efisiensi juga mencakup pemanfaatan air hujan untuk berbagai kebutuhan operasional.
Wisma 46 juga telah melakukan self-assessment untuk memastikan pemenuhan standar dan klausul pada Greenship Rating Tools. Tim verifikator dari PT Sucofindo juga menyatakan bahwa Wisma 46 telah memenuhi target Gold yang ditentukan. Namun, manajemen dan dewan penguji menantang untuk meningkatkan peringkat menjadi Platinum pada resertifikasi berikutnya. Semua upaya ini sejalan dengan komitmen manajemen Wisma 46 untuk menyediakan gedung yang ramah lingkungan, nyaman, dan sehat bagi penghuni.





