Kekecewaan Tim Sean Gelael di 24 Hours of Spa

by -116 Views

Tim Paradine Competition 991 memulai balapan dari posisi kedua dengan harapan tinggi untuk naik podium. Diperkuat oleh Sean Gelael, Toby Sowery, Darren Leung, dan Jake Dennis, skuad ini menyiapkan strategi fleksibel sesuai dengan kondisi lapangan. Namun, dalam perjalanan balapan, berbagai drama menimpa tim ini.

Tak lama setelah start, Toby Sowery, yang mengemudikan mobil BMW, berusaha mengejar mobil terdepan yang dikendarai Max Hofer. Meski begitu, ia terus bertarung dengan pembalap Tresor Attempto 66. Kendati demikian, tim Paradine Competition 991 memiliki rencana untuk mengambil keuntungan saat pit stop.

Taktik balapan berubah di tengah perjalanan ketika Toby Sowery diputuskan untuk tetap menjadi pembalap, padahal sebelumnya, darren Leung akan menggantikannya. Namun, bencana datang saat Toby ditabrak dari belakang, menyebabkan kerusakan pada mobil dan membuatnya terlempar ke posisi 14.

Ketika Darren Leung mengambil alih kemudi, musibah kembali menimpa tim ini. Di Tikungan Les Combes, mobil yang dikendarainya ditabrak oleh Rolf Ineichen dari Herbert Motorsport 92, yang mengendarai Porsche. Hal ini membuat mobil semakin rusak dan membuat mereka kesulitan untuk melanjutkan balapan.

Meski mengalami berbagai masalah, Jake Dennis dan Sean Gelael berusaha untuk memperbaiki posisi tim. Meskipun mobil tidak dalam kondisi prima, mereka tetap berjuang untuk membaikkan posisi. Namun, petaka menimpa Sean Gelael saat race sudah memasuki malam hari, dengan ban kiri depannya hilang dan rem terbakar. Meski begitu, Sean berhasil kembali ke garasi dengan selamat.

Setelah berjuang keras untuk memperbaiki mobil, Paradine Competition 991 kembali ke lintasan dengan Toby di dalam kokpit. Meskipun tertinggal belasan lap, para pembalap tetap berusaha untuk memperbaiki posisi tim dengan sisa waktu yang ada. Namun, akhirnya, tim harus menghentikan balapan karena kerusakan parah pada mobil.

Meskipun harus menyerah enam jam sebelum finis, Paradine Competition 991 tetap bersyukur atas kerja keras mekanik dan insinyur mereka. Meski mengalami kegagalan, tim ini berjanji untuk tampil lebih baik di 24H of Spa tahun depan. Balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia itu dimenangkan oleh Gresser Racing Team 63 (Lamborghini). Sedangkan Kessel Racing 74 (Ferrari) finis terdepan di kategori Bronze Cup.

Source link