Nico Hulkenberg menciptakan kejutan dengan meraih podium di Grand Prix Inggris 2025, mematahkan rekor sebagai pembalap dengan balapan paling banyak tanpa meraih podium sebelumnya. Pitstop yang strategis membantu pembalap Sauber ini mencapai prestasi tersebut di grand prix ke-239. Hulkenberg telah berjuang di lini tengah sejak mengawali karier F1-nya pada tahun 2010 setelah keberhasilan di GP2. Meskipun belum pernah tampil penuh dalam beberapa musim terakhir, finis podium tetap menjadi prestasi luar biasa bagi Hulkenberg.
Salah satu pembalap lain yang gagal meraih podium adalah Adrian Sutil, yang memulai 128 grand prix tanpa stood di podium. Meski memiliki karier yang cemerlang, khususnya di Force India, Sutil hanya mampu meraih posisi ke-4 sebagai hasil terbaik dalam kariernya. Di sisi lain, Pierluigi Martini dari tim underdog Minardi menunjukkan kinerja stabil dengan hasil terbaik di grand prix yang jarang bersaing di podium.
Philippe Alliot, yang memulai 109 grand prix tanpa naik podium, menunjukkan ketahanan selama tujuh kampanye F1-nya. Meskipun tidak pernah finis di podium, Alliot sudah meraih pencapaian di ajang balap sportscar. Sedangkan Yuki Tsunoda, yang mampu meraih posisi keempat, masih belum mampu mencapai podium setelah 99 start di grand prix.
Sementara itu, Pedro Diniz memiliki 98 start di F1 tanpa podium, di mana sponsor menjadi faktor besar dalam kariernya. Meski pernah meraih posisi kelima di beberapa grand prix, Diniz lebih dikenal sebagai pembalap bayaran dalam selama enam tahun berkarier di Formula 1. Meskipun tidak mampu mencapai podium, Diniz memutuskan keluar dari F1 setelah kariernya dan beralih ke dunia manajemen tim.





