Yamaha Factory Racing tengah mengembangkan motor MotoGP bermesin V4 yang disebut lebih lambat dua detik per lap dibandingkan dengan motor inline-four yang digunakan saat ini. Dalam uji coba di Brno pekan lalu, pembalap pabrikan Alex Rins dan pembalap Pramac Yamaha, Miguel Oliveira, telah melakukan tes privat di sirkuit tersebut. Tim tes pabrikan Yamaha juga tengah mengerjakan proyek V4 dengan pembalap pengujinya, Augusto Fernandez dan Andrea Dovizioso.
Yamaha adalah satu-satunya pabrikan MotoGP yang masih menggunakan mesin inline-four, namun telah mengembangkan mesin alternatif V4 sejak tahun lalu. Rins berbagi pengalaman saat berada di garasi tes tersebut dan menyatakan bahwa meskipun diizinkan melihat motor V4, namun tidak diizinkan mencobanya. Meskipun demikian, ia memberikan kesan positif terhadap performa motor tersebut.
Perbedaan waktu di lintasan antara motor standar dan V4 juga dibahas oleh Rins. Ia mencatatkan waktu 1m52.7 detik dengan motor standar Yamaha dan mengungkapkan bahwa pembalap lain berhasil mencapai waktu 1:54,8 atau 1:54,7 dengan motor V4. Namun, Rins menegaskan bahwa perbedaan waktu tersebut mungkin tidak sepenuhnya akurat karena faktor-faktor lain seperti jumlah putaran dan penggunaan ban baru.
Rins berbagi bahwa rekan setimnya, Fabio Quartararo, akan segera menguji motor V4 tersebut di bulan September. Komentar positif dari para insinyur tentang performa motor tersebut membuat Quartararo merasa optimis dalam uji coba nanti. Sebagai persiapan untuk kembali ke sirkuit Ceko, Rins dan Quartararo berusaha mengeksplorasi performa motor baru mereka dengan harapan meningkatkan performa tim di musim balap mendatang.





