Airlangga Umumkan Penundaan Tarif Impor AS 32% untuk RI

by -183 Views

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan perkembangan terbaru terkait negosiasi kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS). Salah satu informasi yang diungkapkan adalah penundaan pemberlakuan tarif impor sebesar 32% yang sebelumnya direncanakan oleh AS. Menurut Airlangga, saat ini Indonesia mendapatkan penundaan kebijakan tersebut karena Indonesia telah bergabung dengan BRICS, sehingga tidak ada kenaikan tarif sebesar 10% yang sebelumnya direncanakan. Airlangga memastikan bahwa penundaan penerapan tarif tersebut bertujuan untuk menyelesaikan perundingan yang sedang berlangsung.

Sebelumnya, Airlangga melakukan kunjungan ke Washington, Amerika Serikat, untuk mengadakan negosiasi kembali terkait keputusan tarif impor. Dalam pertemuan dengan US Secretary of Commerce Howard Lutnick dan United States Trade Representative Jamieson Greer, Indonesia telah disepakati untuk masuk dalam proses negosiasi lanjutan. Airlangga mengungkapkan bahwa proposal dari Indonesia akan melalui proses finalisasi dan fine tuning selama tiga minggu ke depan untuk mencapai kesepakatan akhir.

Dengan demikian, Indonesia terus berusaha untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan dalam negosiasi tarif impor dengan AS demi kepentingan ekonomi negara. Melalui upaya yang dilakukan, diharapkan kedua negara dapat mencapai titik temu yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Source link