PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang, sebagai operator LRT Sumsel, berkolaborasi dengan Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) untuk terus memperbaiki pelayanan transportasi publik di Kota Palembang. Manajer Humas PTKAI Divre III Palembang melaporkan peningkatan signifikan jumlah penumpang LRT Sumsel selama Semester I Tahun 2025, mencapai 2.227.144 penumpang dengan peningkatan 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat lokal yang semakin tinggi dalam menggunakan transportasi publik dengan tarif yang terjangkau. LRT Sumsel juga berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dengan menggunakan tenaga listrik, sehingga mengurangi nilai emisi gas rumah kaca dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Melalui program Feeder LRT Sumsel, masyarakat didorong untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, memperkuat integrasi antar moda transportasi, dan memberikan kemudahan aksesibilitas bagi penumpang. Terdapat juga layanan konektivitas stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II), yang mempermudah penumpang untuk melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Aida, perwakilan dari PT KAI Divre III Palembang, menekankan pentingnya penumpang LRT Sumsel untuk mengatur jadwal keberangkatan dengan baik, terutama jika akan melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat.
Dengan apresiasi tinggi terhadap kepercayaan masyarakat terhadap LRT Sumsel, PT KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS akan terus berusaha menjaga kualitas pelayanan dan mendukung mobilitas masyarakat Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang. Berita ini juga telah dipublikasikan di media outlet, VRITIMES.





