Suzuka 8 Hours akan segera digelar, dan ini merupakan kesempatan bagi Johann Zarco untuk mencatatkan kemenangan secara beruntun dalam balapan bergengsi. Namun, bagi Luca Marini, Suzuka akan selalu menjadi kenangan yang menyakitkan. Pada tes di awal Mei, Marini mengalami kecelakaan yang merenggut kesempatannya untuk berpartisipasi dalam balapan. Meskipun masih teringat traumatis akan kecelakaannya, Marini tidak berencana untuk kembali ke Suzuka karena merasa trek ini terlalu berbahaya.
Menurut Marini, Suzuka memiliki sejumlah bahaya yang mengintimidasi, seperti dinding yang terlalu dekat dan trek yang sulit. Meskipun mengakui keindahan trek lama tersebut, Marini tetap skeptis akan keselamatan dan ketidakamanannya. Bagi Marini, kecelakaan yang dia alami di Tikungan 2 Suzuka adalah contoh nyata dari bahaya yang mungkin terjadi. Meskipun suka dengan layout trek dan banyaknya tikungan, Marini menyatakan bahwa faktor keselamatan adalah prioritas utama dalam balapan.
Meskipun Suzuka memiliki sejumlah bahaya dan dinding terlalu dekat, Marini tetap mengapresiasi karakteristik unik dari trek ini. Dia menikmati tantangan trek lama dengan tikungan yang berbeda-beda dan gradien yang menantang. Meskipun ada risiko, Marini menilai bahwa kesenangan dan tantangan balapan di Suzuka masih dapat diterima. Meskipun tidak berniat kembali ke Suzuka, Marini tidak menutup kemungkinan bagi pembalap lain yang ingin mencoba tantangan balapan di trek legendaris ini.





