Musim MotoGP 2025 telah memberikan momen-momen yang menarik dan bervariasi, terutama dalam penampilan tim resmi Ducati yang kuat di grid. Marc Marquez, dalam tahun pertamanya bersama tim merah, tetap menunjukkan dominasinya sebagai pembalap terbaik yang harus dihadapi oleh semua lawan. Dengan sejumlah kemenangan yang mengesankan, Marquez tampak menuju gelar juara dunia kesembilannya, unggul 120 poin dari saudaranya Alex Marquez.
Namun, di belakang Marquez, Francesco Bagnaia, juara MotoGP 2022 dan 2023, belum menemukan performa yang diharapkan dengan motor Ducati baru yang ia kendarai. George Lorenzo, mantan juara dunia lima kali dan komentator MotoGP, menganalisis situasi ini dan menyatakan bahwa Marquez adalah sebuah fenomena yang tidak bisa dihentikan.
Lorenzo juga memberikan apresiasi terhadap karakter Bagnaia yang tidak pernah menyerah, meskipun berada dalam situasi sulit. Dia juga mengakui kemajuan Alex Marquez dan Fabio Quartararo dari tim Yamaha. Terakhir, Lorenzo memberikan pandangannya tentang konflik kontrak antara Jorge Martin dan Aprilia, menyarankan agar hal tersebut bisa diselesaikan dengan lebih baik melalui komunikasi langsung. Seperti Lorenzo katakan, Marquez adalah pembalap luar biasa yang sulit untuk dikalahkan.





