Prabowo Dorong Efisiensi APBN Tanpa Defisit

by -104 Views

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengarahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ke arah tanpa defisit dalam pidato di Parlemen. Dalam Rancangan APBN Tahun Anggaran 2026, Rp 3.786,5 triliun dialokasikan untuk belanja negara dengan target pendapatan mencapai Rp 3.147,7 triliun. Defisit anggaran dirancang sebesar Rp 638,8 triliun atau 2,48% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dengan pembiayaan yang pruden, inovatif, dan berkelanjutan. Prabowo Subianto berharap untuk memiliki APBN tanpa defisit pada tahun 2027 atau 2028 dengan efisiensi anggaran yang terus dilakukan. Ia menekankan pentingnya menghilangkan kebocoran anggaran dan meminta dukungan dari semua kekuatan politik di Indonesia. Pemerintah akan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif massif untuk pembangunan yang tidak hanya bergantung pada APBN. Sumber daya alam akan dikelola lebih efisien untuk kemakmuran rakyat, dan penerimaan perpajakan akan ditingkatkan dengan melindungi iklim investasi dan memberikan insentif fiskal terarah. Prabowo Subianto juga menegaskan perlunya APBN yang fleksibel untuk menghadapi guncangan global dan tetap sehat melalui optimalisasi pendapatan serta kualitas belanja yang ditingkatkan.

Source link