Lando Norris sedang mengalami momen terbaik dalam kariernya. Setelah finis sebagai runner-up F1 2024 dan dengan mobil McLaren yang telah menjadi tolok ukur di Formula 1, pembalap asal Inggris ini sedang berjuang untuk meraih gelar juara 2025 melawan rekan setimnya, Oscar Piastri. Meski begitu, pembalap asal Inggris ini mengakui bahwa, meskipun telah berada di kelas utama selama tujuh musim, ia masih merasa sulit untuk mencerna fakta bahwa ia bersaing dengan panutan masa kecilnya.
Dalam sebuah obrolan di podcast Quadcast, Norris mengungkapkan betapa menakjubkan baginya untuk bersaing di lintasan dengan pembalap idola masa kecilnya seperti Fernando Alonso dan Lewis Hamilton. Ia merasa seperti masih dalam mimpi ketika berada di Formula 1, melawan para pembalap terbaik di dunia. Meskipun sekarang ia sudah menjadi pesaing mereka, Norris mengakui bahwa rasa kagumnya terhadap para pembalap veteran tersebut tetap utuh.
Meskipun telah mencapai kesuksesan dengan sembilan kemenangan, 38 podium, dan 13 pole position dalam kariernya, Norris tidak pernah melupakan perasaan saat masih menjadi bagian dari McLaren Academy dan mengidolakan Alonso di pit di Woking. Sekarang sebagai penantang gelar juara, Norris masih menikmati setiap momen di lintasan, merasa terhormat bisa berbagi trek dengan pahlawan-pahlawannya.setUpcoming battle against his teammate Oscar Piastri in 2025.
Norris’ journey from being a fan who idolized Formula 1 legends such as Fernando Alonso and Lewis Hamilton to becoming a worthy competitor against them showcases his dedication and passion for the sport. Despite his achievements, Norris remains humble and grateful for the opportunity to race against some of the best drivers in the world.





