Guenther Steiner, mantan team principal Haas Formula 1, telah sukses dalam mengambil alih tim Tech3 MotoGP setelah proses yang cukup lama dengan dukungan dari konsorsium investor. Pengumuman pembelian ini dilakukan dalam sebuah konferensi pers di Circuit de Barcelona-Catalunya menjelang Grand Prix Catalunya. Motorsport.com sebelumnya telah melaporkan bahwa Steiner hampir menyelesaikan kesepakatan tersebut pada bulan Agustus. Menurut pengumuman di konferensi pers, Steiner akan mengambil alih manajemen tim dari pemilik sebelumnya, Herve Poncharal, pada tahun 2026. Sebagai CEO baru, Steiner akan bekerja bersama rekan bisnisnya, Richard Coleman, yang akan bertanggung jawab sebagai kepala tim.
Dalam kesempatan tersebut, Steiner menyatakan bahwa ini adalah sebuah kesempatan yang fantastis karena Tech3 adalah tim yang hebat dengan potensi besarnya. Dia merasa terhormat untuk dapat mengambil alih tim ini dan berkomitmen untuk terus membangun fondasi yang sudah ada. Pembelian Tech3 oleh Steiner ini difasilitasi oleh Apex, sebuah badan yang mengelola dana sejumlah atlet terkenal, termasuk Lando Norris dari McLaren F1. Tech3 sendiri telah berkompetisi di kelas utama balap motor sejak tahun 2001, awalnya dengan menggunakan motor Yamaha sebelum beralih ke KTM pada 2019.
Berdasarkan perjanjian yang sudah dibuat, Tech3 akan tetap mempertahankan Maverick Vinales dan Enea Bastianini sebagai pembalapnya, serta semua staf yang ada saat ini. Tim ini juga akan tetap bermarkas di Prancis. Selain itu, Steiner diyakini telah mendapatkan jaminan dari Dorna untuk mempertahankan dua slot grid Tech3 setelah tahun depan. Kontrak antara tim dan Dorna saat ini akan berakhir pada tahun 2027, seiring dengan pergantian regulasi mesin menjadi 850 cc. Akuisisi Tech3 oleh Steiner ini terjadi setelah Liberty Media, pemegang saham mayoritas di promotor MotoGP, Dorna Sports, mengumumkan valuasi tim-tim F1 yang meroket. Dengan demikian, langkah Steiner dalam mengambil alih Tech3 dianggap sebagai kembalinya ia ke dunia motorsport dalam kapasitas manajerial setelah fokus di media sejak tidak dipertahankan oleh Haas pada tahun 2023.





