Francesco Bagnaia melalui GP Catalunya telah menunjukkan pemulihan yang solid, meskipun harus start dari posisi terbelakang. Bagnaia mengalami kualifikasi terburuknya di MotoGP di Barcelona, di mana dia memulai balapan dari posisi ke-21. Bos tim Ducati, Davide Tardozzi, menggelengkan kepala melihat pembalap dengan 25 pole position di kariernya itu tersingkir di posisi 21. Performa Bagnaia memburuk sejak jeda musim panas, dan hasilnya pun menurun dari sebelumnya. Pada tes Aragon, Marc Marquez membuat kemajuan yang signifikan dan semakin menunjukkan dominasinya di MotoGP, sementara Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya. Meskipun mengalami pemulihan yang bagus di GP Catalunya, Bagnaia masih harus berjuang untuk mendapatkan kembali performanya. Penampilan Bagnaia yang menurun juga mencemaskan menyusul prestasinya yang gemilang sebelumnya. Ducati harus memastikan Bagnaia kembali ke barisan depan untuk menantang Marquez dan kembali bersaing secara kompetitif di MotoGP. Saat ini, Bagnaia harus merelakan sisa musim 2025 dan mulai merencanakan kembali untuk musim 2026 yang lebih baik.
Francesco Bagnaia: Perjalanan di MotoGP yang Menarik





