Fungsi Strategis Bendungan Jragung dalam Program Swasembada Pangan

by -96 Views

Pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sedang dikerjakan dengan cepat untuk mencapai penyelesaiannya. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan pentingnya bendungan ini dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Konstruksi Bendungan Jragung telah mencapai 88% dan diharapkan selesai pada September 2026.

Bendungan ini dirancang untuk mengairi ribuan hektare lahan pertanian dengan kapasitas tampung 90 juta meter kubik. Dengan adanya bendungan ini, para petani di Daerah Irigasi Jragung diharapkan dapat menikmati irigasi premium untuk masa tanam hingga tiga kali setahun. Selain itu, bendungan ini juga akan menyediakan air baku bagi warga di sekitarnya dan berperan sebagai pengendali banjir hingga 45%.

Proyek ini juga memiliki potensi untuk menyuplai air bagi lahan pertanian di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak. Selain fungsi irigasi, bendungan ini juga akan menjadi sumber energi terbarukan melalui PLTS dan PLTMH. Dari sisi ekonomi, kehadiran bendungan ini telah mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitarnya sebelum selesai dibangun.

Melalui program “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” Kementerian PU, pembangunan Bendungan Jragung akan membantu mencapai visi swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi rakyat. Dengan berbagai fungsi strategisnya, bendungan ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Source link