Honda memperkenalkan sasis “tingkat berikutnya” dalam balapan MotoGP, yang menawarkan keuntungan performa hingga 0,4 detik menurut test rider Aleix Espargaro. Pembalap tim pabrikan, Luca Marini dan Joan Mir, mengendarai RC213V yang telah ditingkatkan sejak jeda musim panas. Mereka berhasil mengungguli motor satelit Johann Zarco dengan kecepatan yang signifikan. Mir meraih posisi keenam terbaik musim ini di Grand Prix Austria, sementara Marini finis terdepan di Balaton Park, Hungaria. Sementara itu, Zarco belum mendapatkan pembaruan yang sama dengan pembalap pabrikan HRC dan mengalami kesulitan di beberapa balapan terakhir. Perubahan signifikan Honda terletak pada sasis baru yang pertama kali diuji oleh Espargaro. Pembalap Spanyol itu sangat terkesan dengan kinerjanya dan membujuk insinyur untuk mengadopsinya karena dianggap sebagai pengubah permainan untuk tim.
Setelah MotoGP Catalunya, Mir menjadi lebih hati-hati dalam menilai sasis ini. Meskipun menawarkan keuntungan di berbagai area, sasis baru ini juga menghilangkan kekuatan alaminya. Mir mengakui bahwa lebih sulit untuk menguasainya di lintasan tanpa melalui proses adaptasi dan percobaan. Meskipun beberapa area terasa lebih baik, ada aspek seperti pengereman di bagian kedua yang tidak lagi efektif dengan penggunaan sasis baru. Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont merinci pengalaman Mir dalam beradaptasi dengan sasis yang baru.
Semua perubahan ini merupakan hasil kerja keras Honda yang terus mengerjakan peningkatan performa. Espargaro dan Mir memberikan umpan balik positif terhadap sasis baru tersebut. Dengan terus berkembangnya teknologi dalam balapan MotoGP, peningkatan kinerja sasis dapat merupakan langkah awal bagi Honda untuk meraih kesuksesan di ajang balap bergengsi ini.





