Ferrari Tidak Menyalahkan Hamilton atas Kekacauan Team Order

by -122 Views

Setelah balapan di Baku, Charles Leclerc mengekspresikan ketidakpeduliannya terhadap posisinya di kedelapan. Meskipun demikian, Leclerc memulai balapan di posisi depan rekan setimnya Lewis Hamilton namun mengalami masalah dengan sistem hibrida power unit-nya. Hal ini membuatnya harus masuk pit lebih awal dan menjalani perjalanan kedua dengan ban medium yang cukup lama. Saat Hamilton berhenti di lap 36 dan Leclerc dapat menggunakan keunggulan usia ban untuk melaju di depan,nya. Meski pada akhirnya diminta timnya untuk kembali ke posisi semula, Leclerc tidak mengangkat gas dan mengerem hingga hampir mencapai garis finis.

Meskipun adanya kehadiran Isack Hadjar di belakang Leclerc, Hamilton mengklaim bahwa dia sebenarnya “mengincar” mobil di depannya, yaitu Norris. Namun, Hamilton mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Leclerc. Ferrari merasa kecewa dengan hasil balapan karena kedua pembalapnya merasa memiliki kecepatan yang cukup untuk meraih pole. Namun mereka gagal memaksimalkan potensi mereka, terutama saat Leclerc menabrak dinding di sesi kualifikasi.

Meski Vasseur meyakini bahwa mobil Ferrari memiliki kecepatan yang cukup, masalah mesin dan kerugian jarak dengan mobil di depan membuat Leclerc kesulitan untuk bersaing. Kondisi ini semakin diperparah dengan peningkatan efisiensi sayap belakang yang mengurangi dampak DRS. Meskipun demikian, Ferrari tetap optimis dengan kemampuan mobil dan pembalapnya untuk bersaing di posisi teratas. Alhasil, Leclerc dan Hamilton menerima hasil finis di belakang Norris dengan rasa kecewa, namun bersiap untuk balapan berikutnya dengan semangat yang baru.

Source link