Film keluarga tetap memiliki tempat di hati penonton Indonesia, demikian dikatakan oleh Chief Content Officer Visinema Studios dan Produser “Na Willa”, Anggia Kharisma. Menurutnya, film keluarga menawarkan pengalaman menonton yang berkualitas untuk dinikmati bersama keluarga. Anggia optimis bahwa penonton Indonesia tetap menyambut baik film-film keluarga yang dapat memicu diskusi dan menumbuhkan rasa personal serta kehangatan di antara anggota keluarga.
Dalam kesempatan acara konferensi pers pengumuman film “Na Willa”, Anggia juga menyatakan harapannya bahwa film ini dapat memberikan inspirasi bagi keluarga Indonesia dalam membesarkan anak-anak di tengah perbedaan dan ketidak-idealan. Menurutnya, film tema keluarga mampu memberikan refleksi emosional yang bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai pembelajaran untuk tumbuh sebagai individu yang lebih baik.
Visinema Studios percaya bahwa film keluarga bukan sekadar hiburan semata, tetapi juga sarana untuk menyentuh hati, mendorong empati, dan mengingatkan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui “Na Willa”, Visinema Studios berharap dapat mengajak penonton melihat dunia melalui sudut pandang anak-anak yang penuh kejujuran dan keingintahuan, sebagai pengingat bahwa cinta adalah bahasa universal yang menghubungkan berbagai generasi.
Film “Na Willa”, yang diadaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo, menghadirkan potret Indonesia pada era 1960-an melalui mata seorang anak perempuan berusia 5 tahun bernama Na Willa. Diperankan oleh Luisa Adreena, Irma Rihi, dan Junior Liem, film ini diharapkan dapat tetap menjadi primadona bagi penonton Indonesia yang menginginkan tontonan keluarga yang menarik dan bermakna.





