Kisah Fátima Bosch: Kontroversi hingga Mahkota Miss Universe 2025

by -58 Views

Di suatu hari Kamis, 20 November 2025, Fátima Bosch asal Meksiko akhirnya meraih mahkota Miss Universe 2025 setelah berhasil mengalahkan lebih dari 130 peserta dari berbagai negara dan teritori. Penobatan ini berlangsung di Impact Challenger Hall, Bangkok, Thailand, dengan tema “The Power of Love”.

Namun, kemenangan Bosch tidak lepas dari berbagai kontroversi yang mengiringi penyelenggaraan Miss Universe tahun ini. Sebelum acara berlangsung, Nawat Itsaragrisil, seorang eksekutif penyelenggara, mendapat sorotan karena memarahi Bosch secara terbuka setelah diduga menolak berpartisipasi dalam sesi foto.

Insiden kontroversial ini kemudian memunculkan solidaritas di antara peserta lain, di mana beberapa kontestan memilih untuk keluar bersama Bosch sebagai bentuk dukungan. Presiden Miss Universe Organization, Raul Rocha Cantu, menyampaikan solidaritasnya melalui pernyataan video untuk mendukung semua wanita, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah sejati adalah hal yang penting.

Selain itu, kontroversi lain muncul ketika salah satu juri resmi, Omar Harfouch, mengundurkan diri beberapa hari sebelum kompetisi. Dia mengklaim adanya juri dadakan yang dibentuk tanpa kehadiran juri resmi untuk memilih 30 finalis dari 136 negara peserta. Meskipun ada tuduhan konflik kepentingan, Miss Universe Organization membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi berjalan sesuai protokol yang telah ditetapkan.

Meski diwarnai kontroversi sebelumnya, Bosch akhirnya berhasil melalui semua tantangan dan dinobatkan sebagai pemenang, menggantikan Victoria Kjær Theilvig dari Denmark sebagai pemenang Miss Universe 2024. Kemenangan ini menunjukkan ketangguhan dan profesionalisme Bosch dalam menghadapi semua rintangan, sekaligus menjadikan Meksiko semakin dikenal dalam industri kecantikan internasional.

Source link