Pelangi di Mars: Eksperimen XR Upi Guava Membangun Dunia 2090

by -49 Views

Sutradara Upi Guava berbagi pengalaman proses produksi yang inovatif dalam pembuatan film fiksi ilmiah “Pelangi di Mars”, yang diharapkan akan tayang di bioskop pada tahun 2026. Dalam konferensi pers di Jakarta, Upi Guava menjelaskan bahwa penggunaan teknologi Extended Reality (XR) memainkan peran kunci dalam pembuatan film ini. Tim produksi film menggunakan perangkat lunak seperti Unreal Engine untuk menciptakan Planet Mars dalam format tiga dimensi, memberikan pengalaman yang imersif bagi para penonton.

Proses produksi film juga melibatkan penggunaan Motion Capture untuk merekam gerakan animasi robot yang menghuni cerita film ini. Dendy Reynando, produser film tersebut, menyebutkan bahwa tim produksi sangat bergantung pada pengetahuan dan keahlian Upi Guava, yang memiliki pengalaman luas dalam proses produksi film fiksi ilmiah yang kompleks seperti “Pelangi di Mars.”

Film “Pelangi di Mars” sendiri mengisahkan seorang anak perempuan bernama Pelangi, yang menjadi manusia pertama yang lahir dan besar di Planet Mars. Cerita film ini berlatar waktu pada tahun 2090, di mana manusia terpaksa membentuk koloni di Planet Mars akibat keputusan salah yang membuat Bumi tidak lagi layak dihuni. Film ini juga didukung oleh PT Produksi Film Negara (Persero) dalam proses penggarapan, pemasaran, dan distribusi.

Dibintangi oleh Messi Gusti, Lutesha, dan Rio Dewanto, “Pelangi di Mars” menjanjikan sebuah pengalaman sinematik yang menarik dan menggugah selera bagi para penonton yang gemar dengan genre fiksi ilmiah. Dengan tujuan memberikan pengalaman yang mendalam, film ini menghadirkan dunia inovatif tahun 2090 yang mencerminkan tantangan dalam eksplorasi manusia ke ruang angkasa. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan warna Pelangi di Mars di layar lebar!

Source link