Amerika Serikat Meluncurkan Rudal Bom Ke Negara Arab

by -80 Views

Militer Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangkaian serangan udara dan peledakan darat di Suriah Selatan untuk menghancurkan 15 situs penyimpanan senjata milik kelompok militan Daesh (ISIS). Operasi ini, yang dilakukan dalam kerjasama dengan pasukan Suriah, berhasil menghancurkan lebih dari 130 mortir dan roket, senjata api, ranjau anti-tank, dan material pembuatan alat peledak. Tujuannya adalah untuk mencegah kemungkinan bangkit kembali kelompok ISIS setelah mereka diremukkan oleh koalisi pimpinan AS beberapa tahun yang lalu.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa operasi tersebut bertujuan untuk memperkuat kemenangan AS dan koalisinya di Suriah. Tak lama setelah operasi, Presiden AS Donald Trump berkomitmen untuk membantu Suriah sukses, dalam pembicaraan antara Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa dan Trump di Washington. Meskipun Presiden Al Sharaa berusaha mendesak pencabutan sanksi terberat AS, yang dikenal sebagai Caesar sanctions, Departemen Keuangan AS hanya memperpanjang penangguhan penegakan sanksi selama 180 hari.

Operasi militer ini dilakukan pada saat yang sama dengan upaya diplomatik antara AS dan Suriah. Meskipun Suriah juga telah melakukan operasi menargetkan sel-sel ISIS yang bangkit kembali, proses pencabutan penuh sanksi AS masih akan memerlukan keputusan dari Kongres AS. Hal ini menunjukkan bahwa situasi di Suriah masih mengalami ketegangan meskipun dilakukan serangkaian tindakan militer dan diplomasi.

Source link