Setelah F1 GP Qatar, Red Bull Racing mengeluarkan pernyataan atas gelombang pelecehan yang dialami Andrea Kimi Antonelli. Helmut Marko, konsultan motorsport tim, menyesali situasi tersebut dan menegaskan bahwa pembalap asal Italia itu tidak sengaja membiarkan Lando Norris menyalipnya. Pada lap-lap terakhir balapan, Antonelli berada di posisi keempat dengan Max Verstappen terus mengejar dari belakang. Namun, kesalahan di tikungan terakhir membuatnya kehilangan posisi dari Norris.
Pasca balapan, baik Marko maupun insinyur Verstappen menuduh Antonelli membiarkan dirinya disalip untuk kepentingan Norris dan McLaren. Hal ini menimbulkan kemarahan penggemar Verstappen yang kemudian menyerang media sosial pemuda Italia itu. Red Bull pun angkat bicara, meminta maaf dan menyerukan bagi semua pelecehan terhadap Antonelli dihentikan. Mereka menegaskan bahwa pembalap Mercedes tersebut tidak dengan sengaja membiarkan Norris menyalipnya.
Marko pun secara pribadi meminta maaf kepada Antonelli atas kritik yang dialaminya di dunia maya. Ia menegaskan bahwa kesalahan yang terjadi saat balapan tidak disengaja dan Antonelli tidak membiarkan Norris menyalipnya. Pernyataan ini disampaikan untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya dan mengakhiri fitnah yang terjadi. Semoga hal tersebut dapat meredakan ketegangan dan menegaskan bahwa itu adalah kejadian yang tidak disengaja.





