Pada tahun 2001, Honda berhasil merebut gelar juara dunia kelas utama dengan NSR500, mengungguli Yamaha dan Suzuki dalam peringkat konstruktor, serta memperkenalkan Valentino Rossi sebagai juara dunia setengah liter, melewati Max Biaggi dan Loris Capirossi. Era 500 berakhir di musim tersebut sebelum motor prototipe 990 cc empat-tak MotoGP diperkenalkan pada 2022. Honda kemudian meluncurkan motor MotoGP pertamanya, RC211V, yang meraih kesuksesan dalam kejuaraan dunia konstruktor kecuali di musim 2005. Dani Pedrosa mencuat pada 2008 dengan Honda RC212V, saat peraturan teknis baru diperkenalkan, yang mengarah pada penyusutan mesin 800 cc, dikenal sebagai ‘hukum Pedrosa’. Kemudian, pada 2012, Honda memperkenalkan RC213V, yang menjadi prototipe terpanjang dalam sejarah MotoGP hingga saat ini, dengan dominasi Honda di kejuaraan dunia. Setelah beberapa tahun sukses, Honda mengalami penurunan kinerja yang diwarnai oleh berbagai faktor, termasuk cedera Marc Marquez, yang membuat mereka tidak meraih gelar juara dunia konstruktor dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2027, Honda berencana untuk meluncurkan RC214V, motor baru yang disesuaikan dengan peraturan teknis baru MotoGP, dengan harapan akan membawa kebangkitan bagi perusahaan yang sejak 2020 belum meraih kesuksesan. Sedangkan untuk pabrikan lainnya, mereka juga akan menyelaraskan line-up mereka dengan kebijakan peraturan baru yang diperkenalkan dalam kejuaraan MotoGP.
Prototipe Honda MotoGP 2027: Inovasi Terbaru dan Teknologi Canggih





