Gebrakan Menteri P2MI dalam Hari Migran Internasional

by -326 Views

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, memperkenalkan delapan strategi kebijakan nasional untuk meningkatkan peluang kerja dan daya saing pekerja migran Indonesia di pasar kerja internasional. Hal ini merupakan langkah implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sistem migrasi kerja yang aman, tertib, dan bermartabat. Salah satu strategi utama adalah peningkatan kapasitas calon pekerja migran melalui program peningkatan keterampilan. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program seperti pelaksanaan SMK Go Global dan pengembangan Sekolah Vokasi Migran.

Selain itu, terdapat strategi lain seperti penyediaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) penempatan dan perumahan bagi pekerja migran, penguatan respon cepat pengaduan perlindungan PMI, pemenuhan jaminan sosial, penguatan literasi digital, integrasi data, serta penyederhanaan proses penempatan. Di samping itu, akan diterapkan juga akreditasi bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan transparansi.

Mukhtarudin menegaskan bahwa semua kebijakan tersebut merupakan komitmen negara dalam membangun sistem migrasi kerja yang berkelanjutan. Perlindungan Pekerja Migran dianggap bukan hanya sebagai respons atas persoalan, melainkan sebagai komitmen jangka panjang negara. Dia juga menyoroti pentingnya perlindungan pekerja migran sejak sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air. Diharapkan bahwa momentum International Migrant Day dapat menjadi titik lompatan besar bagi Indonesia dalam memastikan setiap PMI terlindungi dengan baik.

Source link