Natasya Eka Nanda Sonia Puri, seorang mahasiswi Teknik Informatika Universitas Buana Perjuangan Karawang, sedang memperjuangkan visi besar dengan program JAGO AI. Menurut Natasya, meskipun AI berkembang pesat, esensi kemanusiaan tidak akan pernah tergantikan. Advokasi ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang cerdas secara teknologi dan bijak secara etika, memastikan bahwa AI menjadi alat yang mendukung, bukan mengurangi kemanusiaan.
Natasya juga memberikan inovasi dalam memperbaiki kesenjangan teknologi dan tantangan sosial. Prestasinya mendapatkan Silver Medal dalam ILEIID 2025 kategori Junior Inventor, dengan inovasi SmartMed Barcode yang meningkatkan keamanan obat-obatan medis.
Jejak kepemimpinan dan konsistensi akademik Natasya juga patut diacungi jempol. Dari pengalaman di pondok pesantren hingga magang di Bank Syariah Indonesia, Natasya membuktikan konsistensi dan manajemen waktu yang baik dalam berbagai kegiatan dan prestasi akademik.
Meskipun mengalami kegagalan di awal, Natasya terus maju dan memenangkan gelar Duta Kampus UBP Karawang 2025. Inspirasi dan semangatnya untuk terus berkembang dan belajar dari kegagalan membuatnya menjadi teladan bagi generasi Z. Dia menegaskan bahwa nilai sejati bukan hanya pada daftar capaian, tapi juga dalam upaya memuliakan kehidupan manusia secara keseluruhan.
Natasya juga memberikan pesan kepada Generasi Z untuk fokus pada proses dan memiliki niat baik dalam setiap tindakan. Keberhasilan sejati datang dari proses yang sabar dan penuh niat baik. Natasya meyakini bahwa setiap kemajuan teknologi haruslah bersifat humanis, tidak mengurangi esensi kemanusiaan. Dengan prinsip hidup yang ditanamkan oleh ayahnya, Natasya menjadi figur publik yang bertanggung jawab dan teladan bagi komunitasnya.





