Sota Fukushi: ‘Sayap Kanan’ atau Tokoh Kontroversial?

by -135 Views

Drama Korea ‘Can This Love Be Translated’ mendapat sambutan hangat dari penonton di seluruh dunia setelah langsung merilis 12 episode yang bisa ditonton secara maraton di Netflix. Namun, di Korea Selatan, drama ini justru mendapat penolakan dari K-Netz. Namun, apa yang membuat penonton dari Korea Selatan menolak drama ini? Itu karena penonton menganggap Sota Fukushi, aktor Jepang yang memerankan Hiro Kurosawa sebagai ‘sayap kanan’. K-Netz kembali mengenang program istimewa tentang ‘Pasukan Khusus Kamikaze’ yang tayang di Fuji TV pada tahun 2015. Pada acara tersebut, Sota Fukushi mengungkapkan rasa hormatnya kepada kakek yang pernah terlibat dalam unit ‘Pasukan Khusus Kamikaze’. Meskipun kakek Sota tidak menjadi bagian dari unit itu, namun sentimen negatif telah melekat pada netizen Korea terkait dengan kontroversi ini. Meski menghadapi kontroversi, Sota Fukushi berhasil membuktikan kemampuannya dalam akting tanpa mengalami permasalahan dalam aktingnya.

Sota Fukushi sendiri dikenal sebagai aktor dan model asal Jepang yang lahir pada 30 Mei 1993. Ia terkenal berkat perannya sebagai Gentaro Kisaragi dalam waralaba Kamen Rider dan membintangi berbagai film sukses seperti Koinaka, Bleach, dan As the Gods Will. Dalam proyek terbarunya, ‘Can This Love Be Translated’, Sota Fukushi berperan sebagai Hiro Kurosawa, seorang aktor Jepang angkuh yang melakukan perjalanan bersama Cha Mu Hee dengan maksud untuk membalas dendam. Namun, perjalanan tersebut membuat Hiro jatuh cinta pada Mu Hee, meskipun perasaannya tidak berbalas karena Mu Hee telah mencintai Joo Ho Jin sejak awal. Meskipun drama ini menuai kontroversi, Sota Fukushi tetap memberikan performa aktingnya yang memukau dan berhasil memikat hati penonton sebagai ‘sad boy’.

Source link