Leclerc Uji Mode Aero Aktif Parsial dalam Kondisi Basah

by -91 Views

Selama sesi pagi di hari kedua Shakedown F1, Ferrari sedang sibuk mengumpulkan data dengan SF-26. Charles Leclerc mendapatkan kesempatan untuk melaju di lintasan basah dan mencoba ban Full Wet yang akan digunakan pada musim 2026 dalam kondisi ekstrem. Pembalap Monako tersebut juga mencoba Partial Active Aero Mode, sebuah inovasi teknis dan olahraga untuk Formula 1 2026. Ketika berada di lintasan lurus utama Barcelona, Charles membuka sayap depan untuk profil kedua dan ketiga, sementara sayap belakang tetap tertutup sesuai dengan peraturan. Aerodinamika aktif ini adalah perkembangan dari sistem DRS yang sebelumnya digunakan dan dirancang untuk membuat mobil balap lebih efisien di lintasan lurus dengan konfigurasi drag rendah yang juga membatasi penggunaan energi listrik.

Di sisi lain, versi beban tinggi dari aerodinamika aktif dirancang untuk tikungan, di mana kedua sayap tetap tertutup untuk memastikan beban aerodinamis yang diperlukan. Perkenalan mode ketiga, yaitu aerodinamika aktif parsial, sesuai dengan peraturan yang disetujui baru-baru ini. Mode ini memungkinkan pembalap untuk membuka sayap depan dan menutup sayap belakang, untuk menghindari penggunaan energi berlebihan pada lintasan lurus. Penting untuk diingat bahwa aerodinamika aktif dapat dinonaktifkan sepenuhnya oleh direktur balapan dalam kondisi hujan lebat atau lintasan yang sangat basah demi alasan keamanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan cengkeraman yang lebih baik pada mobil balap dan mengurangi risiko aquaplaning. Aerodinamika sebagian aktif sebaiknya digunakan terutama dalam kondisi lintasan basah di mana kecepatan tinggi dan konsumsi energi yang tinggi menjadi faktor penting.

Source link