Mattel Gandeng Autistic Self Advocacy Network: Barbie Autisme Terbaru

by -136 Views

Mattel, perusahaan mainan terkenal, baru-baru ini merilis Barbie autisme sebagai bagian dari koleksi Fashionista mereka. Barbie autisme ini merupakan hasil kolaborasi antara Mattel dan Autistic Self Advocacy Network (ASAN), di mana desainnya sepenuhnya disesuaikan dengan karakteristik orang-orang autisme. Dengan menyadari bahwa autisme adalah spektrum yang luas, Mattel dan ASAN berharap dapat menciptakan inklusi yang sesuai untuk setiap anak autisme.

Barbie autisme didesain dengan penampilan yang sederhana, termasuk warna kulit tan, rambut panjang, dan pakaian rok yang longgar. Pilihan pakaian longgar ini didasarkan pada kebutuhan orang autisme untuk menghindari stimulasi sensoris yang berlebihan. Barbie ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur seperti tangan yang bisa digerakkan dan pandangan mata yang unik, serta aksesori seperti fidget spinner, headphone, dan tablet khusus.

Sementara itu, sejarah Barbie sebagai ikon fesyen dimulai pada tahun 1959, ketika boneka Barbie pertama kali diperkenalkan oleh Ruth Handler dari Mattel. Nama Barbie diambil dari putri Ruth, Barbara, dan telah menjadi simbol aspirasi perempuan dan ikon budaya. Selama bertahun-tahun, Barbie terus berkembang dengan koleksi beragam, termasuk koleksi disabilitas dan ‘inspiring women’ yang menggambarkan perempuan-perempuan hebat dari berbagai bidang.

Selain itu, Barbie juga telah merambah ke dunia tontonan dengan versi kartun dan film layar lebar. Dengan terus berkembangnya koleksi dan inisiatif-inisiatif inklusif, Barbie terus menjadi sumber inspirasi bagi perempuan di seluruh dunia.

Source link