Film Indonesia belakangan ini semakin banyak mengangkat kisah-kisah drama yang menyoroti isu keretakan rumah tangga akibat perselingkuhan. Dari film lawas seperti Remember When hingga Surga Yang Tak Dirindukan, serta kisah-kisah terbaru seperti Selesai, Noktah Merah Perkawinan, dan Mendarat Darurat, tren cerita pengkhianatan cinta ini terus berkembang dari tahun ke tahun. Film-film seperti Layangan Putus: The Movie, Ipar Adalah Maut, Norma: Antara Mertua dan Menantu, hingga Musuh Dalam Selimut semakin memanas dengan konflik yang semakin kompleks.
Warganet memberikan beragam tanggapan terhadap genre film ini, mulai dari pengamatan tentang karakter pria yang tidak setia sering menggunakan nama Aris, hingga pujian terhadap akting emosional para pemainnya. Sebagian penonton menyimpulkan bahwa film seperti Norma dapat memberikan rasa sakit yang mendalam bagi istri sah, sementara film Selesai mengecewakan dengan akhir cerita yang tidak adil. Namun, muncul juga diskusi di kalangan publik mengenai dampak psikologis dari tayangan-tayangan yang bertema pengkhianatan ini terhadap persepsi masyarakat tentang kesetiaan dalam kehidupan nyata.

