Pada musim 2026, Prima Pramac Racing memulai musim kedua sebagai tim satelit Yamaha dengan baik. Jack Miller berhasil menempatkan M1 V4 baru di puncak daftar waktu pada hari kedua Shakedown Sepang. Namun, sorotan juga tertuju pada Toprak Razgatlioglu, juara World Superbike (WSBK) tiga kali yang menjadi pembalap yang paling dinantikan tahun ini. Meskipun ini adalah langkah baru bagi Razgatlioglu, dia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dalam penampilan pertamanya di kelas utama.
Dalam dua hari tes di Sepang, Razgatlioglu berhasil meningkatkan waktu putarannya dari 1:59,647 menjadi 1:58,805, sehingga mengurangi lebih dari delapan persepuluh detik. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi Razgatlioglu di MotoGP berjalan lebih baik dari yang diharapkan. Manajer tim Pramac Racing, Gino Borsoi, mengungkapkan bahwa Razgatlioglu telah menunjukkan bakat yang luar biasa dan kesediaan untuk beradaptasi dengan ritme yang menuntut. Meskipun masih ada aspek-aspek yang perlu diperbaiki, Borsoi yakin bahwa tim sedang bergerak ke arah yang benar, baik dari sisi pembalap maupun motor.
Salah satu aspek yang perlu dilatih adalah cara Razgatlioglu mengelola ban depan yang berbeda dengan yang biasa digunakan sebelumnya. Dia juga perlu memahami strategi untuk mengelola penurunan performa ban saat balapan jarak jauh. Meskipun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, Borsoi dan tim Pramac Racing yakin bahwa Razgatlioglu memiliki potensi besar yang perlu diasah dan ditingkatkan. Semua pihak optimis bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, Razgatlioglu akan semakin berkembang dan bersaing di tingkat tertinggi kompetisi MotoGP.





