Proyek Pengganti LPG: Hemat Devisa Rp9,7 T/Tahun!

by -35 Views

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang giat mempromosikan hilirisasi batu bara melalui pengembangan proyek gasifikasi yang menghasilkan dimethyl ether (DME) sebagai pengganti LPG. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa hidrogen merupakan elemen penting dalam rangkaian nilai batu bara, terutama yang memiliki kalori rendah. Melalui proses gasifikasi, batu bara diubah menjadi hidrogen yang kemudian diolah menjadi DME.

Saat ini, salah satu proyek strategis sedang dikembangkan di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, dan sudah memasuki tahap groundbreaking. Produksi DME dari proyek ini berpotensi mengurangi impor LPG hingga 1 juta ton per tahun. Selain manfaat ekonomi yang signifikan, proyek tersebut juga mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon, serta menarik investasi besar di sektor energi.

Dalam upaya untuk mengatasi keberlimpahan cadangan batu bara di Indonesia dan arah global menuju energi hijau, pemerintah sedang mempertimbangkan pemanfaatan batu bara menjadi DME. Hal ini penting mengingat sebagian besar kebutuhan LPG negara masih diimpor sekitar 6 hingga 7 juta ton per tahun. Transformasi batu bara menjadi DME menjadi solusi untuk membuat energi lebih bersih dan lebih efisien secara ekonomi.

Source link