Mantan Manajer Hamilton Dapat Peran Penting di Cadillac F1

by -86 Views

Sebagai mantan pembalap dengan pengalaman dan prestasi yang mengesankan, Marc Hynes telah berhasil menunjukkan keahliannya dalam dunia balap. Di tahun 1999, ia bahkan mampu mengalahkan Luciano Burti dan Jenson Button untuk merebut gelar British F3. Setelah karir balapnya, Hynes bergabung dengan tim Manor di dunia F1 dan WEC, di mana ia bekerja sama dengan Graeme Lowdon, mantan prinsipal tim Manor yang kini memimpin Cadillac.

Kedua mantan rekan ini sekarang menjadi mitra bisnis dan memiliki perusahaan Equals Management. Marc Hynes akan mengemban peran baru di Cadillac, yang melibatkan penyelarasan pembalap dan tim teknis serta memperkuat kolaborasi antar departemen untuk menciptakan lingkungan tim yang efisien dan kompetitif. Tidak hanya itu, tanggung jawabnya juga termasuk mengelola program pembalap Cadillac, termasuk pembalap cadangan Zhou Guanyu.

Dengan visi yang jelas, Hynes berkomitmen untuk membantu membangun tim baru di Formula 1 dan menciptakan budaya, proses, dan standar kinerja yang tinggi. Pendekatan yang diterapkannya akan mencakup penciptaan kejelasan, keselarasan, dan disiplin agar semua anggota tim dapat memberikan performa terbaik mereka. Didukung oleh Lowdon, Hynes diharapkan dapat menghadirkan pengalaman balap, pemahaman strategis, dan kepemimpinan yang dibutuhkan oleh Tim Cadillac Formula 1.

Sebagai sekutu lama Lewis Hamilton, Hynes juga terlibat dalam pembangunan perusahaan Project 44 milik Hamilton sejak 2015. Meskipun telah berpisah sebelum pindah ke Cadillac, kualitas Marc Hynes dalam menghubungkan berbagai aspek dalam dunia balap diyakini akan menjadi aset berharga bagi Tim Cadillac Formula 1. Hynes dan Hamilton, yang merupakan juara F1 tujuh kali, kembali bersatu dengan hubungan baru sebagai manajer pembalap dan dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pencapaian tujuan tim.

Source link