Tamparan Keras: Zelensky Blak-blakan ke Trump

by -251 Views

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memiliki harapan untuk perundingan damai dengan Rusia yang dimediasi Amerika Serikat (AS) bisa menghasilkan hasil yang bermakna tanpa terlalu banyak meminta konsesi dari Ukraina. Zelensky kritik langkah Washington dalam menghadapi pembicaraan damai yang dijadwalkan di Jenewa minggu depan di tengah tekanan Presiden AS Donald Trump untuk segera mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Pertemuan trilateral antara Ukraina, Rusia, dan AS dijadwalkan berlangsung di Swiss dalam rangka upaya Presiden AS, Donald Trump, mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Zelensky berharap pertemuan tersebut akan berlangsung serius, substantif, dan bermanfaat bagi semua pihak, meskipun terkadang ia merasa bahwa setiap pihak membicarakan hal yang berbeda.

Selama pembicaraan dalam dua putaran yang ditengahi AS di Abu Dhabi, Zelensky menyerukan dukungan lebih besar dari sekutu Ukraina untuk menekan Rusia berdamai. Namun, Zelensky juga mengkritik bahwa terlalu banyak pembicaraan dari Barat namun sedikit tindakan nyata. Perwakilan Ukraina menginginkan gencatan senjata sebagai syarat untuk menggelar referendum terkait kesepakatan damai.

Di sisi lain, Rusia mengubah delegasinya untuk perundingan di Jenewa, yang bagi Ukraina terasa mengejutkan. Zelensky ingin mengetahui apa kompromi yang siap ditawarkan Moskow mengingat Ukraina sudah memberikan cukup banyak konsesi. Selain itu, terdapat kebuntuan atas wilayah yang menjadi isu penting dalam perundingan antara kedua negara.

Semua pihak berharap agar pertemuan trilateral di Jenewa dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan dan berdampak positif bagi kedua belah pihak. Hanya waktu yang akan menunjukkan bagaimana hasil sebenarnya dari perundingan damai ini.

Source link