Netanyahu Bentuk Aliansi Heksagon Lawan Poros Sunni-Syiah

by -86 Views

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengusulkan pembentukan aliansi regional baru yang disebut sebagai “aliansi heksagon”, dengan mengajak negara-negara seperti India, Yunani, dan Siprus untuk bergabung. Netanyahu berpendapat bahwa aliansi ini akan membawa bersama negara-negara dengan visi keamanan yang sama untuk menghadapi ancaman dari “poros radikal” di Timur Tengah. Meskipun belum ada negara yang secara terbuka mendukung rencana ini, para analis skeptis bahwa gagasan itu bisa terwujud sebagai aliansi formal. Perkembangan ini terjadi sebelum kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Israel, di mana India telah menegaskan hubungan persahabatannya dengan Israel berbasis kepercayaan, inovasi, dan kerjasama teknologi. Meski demikian, kedekatan India dengan Israel lebih bersifat pragmatis, mengacu pada tradisi kebijakan luar negeri nonblok New Delhi. Seiring dengan itu, Israel telah memperkuat kerjasama dengan Yunani dan Siprus, khususnya di sektor energi dan pertahanan. Namun, tantangan politik dan hukum, seperti keanggotaan keduanya di ICC yang telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu terkait dugaan kejahatan perang di Gaza, bisa menjadi hambatan bagi pembentukan aliansi yang lebih erat. Beberapa pengamat berpendapat bahwa konsep “heksagon” lebih sebagai upaya pencitraan ketimbang kerangka aliansi yang nyata, terutama sebagai respons terhadap tekanan politik domestik yang dihadapi Netanyahu. Dalam kondisi sulit ini, gagasan aliansi yang besar dipertanyakan keberhasilannya dan dinilai lebih sebagai wacana ketimbang rencana yang realistis.

Source link