Pada musim Formula 1 tahun 2025, Esteban Ocon harus mengakui keunggulan Oliver Bearman. Dalam duel internal Haas, Ocon kalah dengan skor 41:38. Keputusan ini mengejutkan sebagian pihak, termasuk prinsipal Haas, Ayao Komatsu. Meski Bearman merupakan rookie yang menunjukkan performa hebat, Ocon memiliki pengalaman sepuluh tahun di F1 dengan kemenangan balapan dan naik podium. Ocon pindah ke Haas dari Alpine dan dalam beberapa balapan ia berhasil finis di depan Ocon.
Namun, di tengah musim, Ocon sering kali tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya. Selama tujuh Grand Prix berturut-turut antara Zandvoort dan Sao Paulo, Bearman selalu finis di depan Ocon. Komatsu juga menilai bahwa tim turut bertanggung jawab atas hasil yang kurang memuaskan ini. Dalam beberapa kasus, mobil yang tidak nyaman atau permasalahan teknis membuat Ocon kesulitan untuk bersaing.
Dalam upaya perbaikan, Komatsu berharap Haas dapat menyelesaikan masalah mobil dengan lebih cepat. Ocon menunjukkan bakatnya di Abu Dhabi dimana ia berhasil membalikkan keadaan meski awalnya mengalami hari yang sulit. Meskipun belum ada solusi pasti untuk permasalahan Ocon, Komatsu optimis bahwa pembalap berusia 29 tahun ini akan tampil lebih baik di musim F1 2026. Karena di kejuaraan dunia ini, kontribusi keduanya sangat dibutuhkan.





