Perang Iran Makan Korban: Ancaman Bangkrut bagi Bisnis Tetangga RI

by -75 Views

Dampak dari perang di Iran telah menyebar ke sektor industri makanan di India, mengakibatkan gangguan serius dalam rantai pasok gas minyak cair (LPG) global. Jutaan restoran di seluruh India sekarang menghadapi ancaman penutupan massal karena mayoritas pasokan LPG negara tersebut diimpor dan terganggu akibat jalur distribusi di Selat Hormuz. Kementerian Perminyakan dan Gas Alam India telah menginstruksikan kilang minyak untuk memberikan prioritas pasokan LPG bagi rumah tangga sebagai bahan bakar memasak utama, mengorbankan sekitar 3 juta pelaku usaha yang bergantung pada tabung LPG komersial.

Perwakilan industri restoran di India, NRAI, telah mengeluarkan peringatan bahwa kebijakan prioritas pemerintah tersebut menciptakan situasi krisis yang sangat mengkhawatirkan. Hampir 90% restoran di India bergantung pada LPG untuk mengoperasikan dapur mereka, dan masalah pasokan LPG dapat menyebabkan penutupan bisnis dan kerugian pekerjaan. NRAI sedang mendesak pemerintah untuk menganggap industri restoran sebagai layanan esensial demi memastikan pasokan energi yang stabil.

India merupakan importir LPG terbesar kedua di dunia, dengan produksi domestik hanya mampu memenuhi sekitar 41% dari total permintaan. Keselamatan energi India sangat rentan terhadap konflik di jalur laut, khususnya Selat Hormuz. Para pelaku usaha kecil di sektor makanan dan pariwisata di India mulai merasakan dampak dari kelangkaan ini, dengan banyak yang sudah berada di ambang kebangkrutan. Persoalan LPG juga menjadi isu politik sensitif di India, terutama menjelang pemilu di beberapa negara bagian.

Source link