Film Senin Harga Naik: Kisah Drama Keluarga Emosional

by -62 Views

Film “Senin Harga Naik” garapan sutradara Dinna Jasanti menggambarkan perjalanan panjang seorang ibu yang berjuang untuk menjaga hubungan dengan anak-anaknya. Diceritakan bahwa kisah ini berpusat pada Retno, seorang ibu yang yakin bahwa ia tahu apa yang terbaik bagi anak-anaknya, namun keyakinannya justru menciptakan jarak emosional di antara mereka. Film ini menyoroti hubungan yang rapuh antara Retno dan ketiga anaknya, Amal, Mutia, dan Tasya, serta konflik bisnis saat perusahaan properti berusaha membeli toko roti keluarga.

Pertarungan batin tiga bersaudara ini terlihat dari sudut pandang masing-masing karakter. Amal, si sulung, memilih menjaga jarak dengan ibunya, sementara Mutia berada dalam dilema antara karier profesinya dan loyalitas keluarga. Sedangkan Tasya, si bungsu, terjebak antara keinginan untuk menentukan nasib sendiri dan rasa sayang kepada ibunya. Kehadiran Mutia di rumah membuka luka lama di antara mereka, dan menyadarkan bahwa kerentanan dan empati penting dalam mempererat hubungan keluarga.

Film ini menonjolkan akting Meriam Bellina sebagai Retno serta menyajikan nuansa musik yang memperkuat emosi dalam cerita. Diperkaya dengan lagu-lagu yang menggambarkan perjuangan batin dan kerinduan akan kedamaian, film “Senin Harga Naik” menawarkan sebuah drama keluarga yang intim dan reflektif di tengah dominasi film horor dan fiksi. Pesan akhir yang diusung film ini mengajak penonton untuk merenungkan pentingnya komunikasi dari hati ke hati dengan orang-orang terkasih di tengah kesibukan dan tekanan hidup. Film ini menjadi salah satu tontonan wajib bagi mereka yang ingin memahami dinamika hubungan keluarga yang penuh dengan luka dan cinta yang tidak pernah terucap secara langsung.

Source link