Krisis Iran: Rudal Mengarah ke Pangkalan AS-Inggris & Eropa

by -78 Views

Iran meluncurkan serangan rudal ke pangkalan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia. Namun, dua rudal yang ditembakkan gagal mencapai sasaran. Menurut Menteri Perumahan Inggris, Steve Reed, serangan tersebut memang ditujukan ke pangkalan strategis tersebut. Rudal yang digunakan oleh Iran diketahui memiliki jangkauan hingga 4.000 kilometer, bahkan mampu menjangkau ibu kota negara-negara Eropa.

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan serangan ini, yang disebut sebagai penggunaan operasional pertama rudal jarak menengah Iran dan menunjukkan eskalasi konflik yang melampaui kawasan Timur Tengah. Reaksi keras juga datang dari Presiden AS Donald Trump, yang mengultimatum Teheran untuk membuka Selat Hormuz dalam 48 jam, atau akan mengambil tindakan lain.

Ancaman Trump diikuti dengan peringatan dari Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, bahwa serangan terhadap infrastruktur energi Iran akan dibalas dengan menghancurkan fasilitas energi di seluruh kawasan. Konflik antara Iran dan Israel semakin intens, dengan serangan rudal Iran yang menghantam wilayah dekat pusat riset nuklir Israel. Dampak dari konflik ini terasa pada jalur energi global, khususnya Selat Hormuz yang kini terganggu.

Dalam upaya meredakan lonjakan harga minyak, AS bahkan melonggarkan sanksi terhadap pembelian minyak Iran selama 30 hari. Negara-negara G7 juga siap mengambil langkah untuk menjaga pasokan energi global dan keamanan jalur pelayaran. Harga minyak pun melonjak tajam, menyentuh level tertinggi sejak tahun 2022, mencapai US$112,19 per barel. Semua pihak diimbau untuk mengambil langkah-langkah yang bijaksana dalam menangani situasi ini guna menjaga stabilitas global.

Source link