Umrah Sepi: Masalah Sparepart Pesawat dan Solusinya

by -167 Views

Industri penerbangan Indonesia menghadapi tekanan akibat situasi geopolitik global yang mempengaruhi harga energi dan operasional teknis. Asosiasi maskapai nasional, INACA, menyebut kondisi saat ini semakin kompleks. Meskipun sebelumnya mendapat angin segar melalui kebijakan musim mudik Lebaran 2026, namun dampak dari konflik geopolitik antara AS-Israel dan Iran mulai terasa pada biaya operasional maskapai. Transportasi udara, terutama rute internasional, harus diatur kembali untuk menghindari wilayah konflik, menyebabkan kenaikan biaya dan penurunan permintaan pasar. Terlebih lagi, penumpang rute umrah dan wisatawan mancanegara ke Indonesia juga mengalami penurunan. Gangguan teknis, seperti keterlambatan pengiriman suku cadang pesawat, menambah kompleksitas dalam perawatan pesawat. INACA meminta penyesuaian tarif dan dukungan kebijakan dari pemerintah untuk menjaga keberlangsungan industri penerbangan. Oleh karena itu, mereka mengajukan beberapa kebijakan stimulus untuk mengurangi dampak negatif kondisi global pada industri penerbangan Indonesia.

Source link