Baskara Mahendra Alami Rasisme oleh K-Netz: SEAblings Mendukung

by -137 Views

Kegaduhan terjadi antara netizen di media sosial, terutama antara netizen Korea (K-Netz) dan netizen Indonesia, Malaysia, dan negara-negara di Asia Tenggara yang disebut SEAblings. Perang komentar pedas terjadi ketika fansite Korea Selatan menghadiri konser Day6 di Malaysia dengan membawa kamera profesional yang mengganggu fans lokal. Konflik mulai terjadi saat fans lokal menegur fansite tersebut karena melanggar aturan venue, namun justru malah dihina dan dianggap kurang berjasa.

Situasi semakin memanas ketika K-Netz mulai menghina fans lokal dan orang Asia Tenggara secara rasialis di media sosial. Bahkan, ada yang menyebut perempuan Asia Tenggara mirip sipanse dan menghina aktor Indonesia Baskara Mahendra sebagai wajah representasi orang Asia Tenggara. Tak hanya itu, idol asal Indonesia juga dilecehkan dan disebut plagiat oleh K-Netz.

Namun, SEAblings tidak tinggal diam dan membalas rasisme tersebut dengan meme lucu. Mereka juga menyebut bahwa idol Korea tidak akan tumbuh tanpa dukungan penggemar dari Asia Tenggara. Data menunjukkan bahwa pasar K-Pop terbesar berada di Asia Tenggara, dimana Indonesia pernah menjadi pasar terbesar pada tahun 2024 dan tahun 2025 diprediksi menjadi salah satu dari tiga pasar K-Pop terbesar di dunia. Meskipun Baskara Mahendra diserang oleh K-Netz, ia tetap tenang dan hanya mengapresiasi dukungan dari negara-negara Asia Tenggara.

Baskara menyampaikan dukungannya pada SEAblings yang aktif mempromosikan grup musik lokal di media sosial. Sementara, No Na, idol asal Indonesia, memproduksi video musik yang menampilkan keindahan alam Indonesia. Meskipun terjadi konflik, penting bagi penggemar K-Pop dari Asia Tenggara untuk tetap bersatu dan saling mendukung.

Source link