Biang Kerok AS yang Suka Ikut Campur Negara Lain

by -211 Views

AS dan perannya dalam konflik internasional, seperti ketegangan dengan Iran, sering menjadi topik hangat. Namun, keinginan AS untuk turut campur dalam urusan luar negeri bukanlah hal baru di era Trump, tetapi sudah dimulai sejak Monroe, Presiden AS ke-5, memperkenalkan Doktrin Monroe pada tahun 1823. Doktrin ini menegaskan penolakan terhadap campur tangan Eropa di Amerika serta memberikan AS hak untuk mengatur lingkungan di luar wilayahnya. Prinsip ini kemudian menjadi dasar kebijakan luar negeri AS, termasuk melalui Roosevelt Corollary yang memungkinkan intervensi militer di Amerika Latin. Pasca Perang Dunia II, alasan intervensi AS berubah dari kolonialisme menjadi ideologi, khususnya dalam memerangi komunisme selama Perang Dingin. Pada era pasca 9/11, AS bahkan meluncurkan strategi “4-D” untuk melibatkan intervensi militer lebih luas, berdasarkan alasan melindungi keamanan global dan hak asasi manusia. Sejak berdiri pada tahun 1776, AS telah melakukan sekitar 400 intervensi di berbagai negara, dengan hampir seperempatnya terjadi setelah era Pasca-Perang Dingin.

Source link