Penyanyi Angel Pieters kembali menarik perhatian dalam industri musik dengan merilis single pop terbarunya yang berjudul “Garis Tangan” melalui label Nocturn Records. Lagu ini tidak hanya menjadi karya baru dalam perjalanan musiknya, tetapi juga melibatkan proses yang menantang. Angel bahkan memutuskan untuk mempelajari ulang teknik vokalnya demi menyampaikan emosi dari lagu ini dengan lebih mendalam. Kolaborasi dengan sejumlah musisi seperti produser Martinus Layardo dan penulis lirik Mo Kamga, dengan dukungan dari Ambram Lembono serta Kitut Sinjingo dalam proses produksinya, membuat proses pembuatan lagu ini berjalan cepat dan penuh pembelajaran.
“Garis Tangan” mengandung pesan reflektif tentang hidup dan penerimaan akan hal-hal di luar kendali manusia. Lagu ini mendorong pendengarnya untuk membangun kesadaran diri dan menerima perjalanan hidup apa adanya, serta sebagai penyemangat bagi mereka yang tengah menghadapi tantangan hidup. Dari sisi visual, ilustrasi yang memperindah karya ini digarap oleh Henricus dari Artnivora, diinspirasi oleh pengalaman Angel saat mengunjungi sebuah kuil. Video musiknya disutradarai oleh Reuben Tourino, dengan Davy Linggar sebagai penata sinematografi dan Rizza Badudu sebagai penyunting.
Dengan peluncuran lagu “Garis Tangan”, Angel merasa seperti lahir kembali sebagai musisi. Lagu ini akan dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital mulai tanggal 17 April. Selain itu, Angel juga sedang merancang sebuah mini album (EP) yang dijadwalkan untuk rilis di akhir tahun. EP ini menjadi simbol kembalinya Angel ke dunia musik setelah fokus pada keluarga. Materi untuk EP tersebut telah disiapkan sejak tahun lalu, dengan Angel mulai menulis lirik lagu sendiri yang mengalir dengan lebih mudah karena pengalaman dan pemahamannya terhadap melodi sejak kecil.
Album keempatnya yang akan datang ini tetap mengusung warna pop yang khas, seiring dengan kesan dari single “Garis Tangan”. Lagu balada pop ini menantang Angel untuk mengeksplorasi zona baru dalam teknik vokal dan kontrol emosi. Dengan ini, Angel Pieters tidak hanya kembali ke dunia musik dengan energi baru, tetapi juga memberikan karya yang dapat menginspirasi dan menyentuh pendengar dengan berbagai makna reflektif dan penyemangatannya.





