Purbaya Tolak Tawaran Utang IMF: Alasan dan Implikasinya

by -69 Views

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menolak tawaran bantuan pendanaan utang dari Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) di tengah guncangan ekonomi global. Tawaran ini disampaikan dalam pertemuan pemerintah dan Managing Director IMF Kristalina Georgieva di Washington DC. Menurut Purbaya, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih kuat dengan Saldo Anggaran Lebih (SAL) mencapai Rp420 triliun. IMF mempertanyakan bagaimana Indonesia tetap solid di tengah situasi sulit, dan Purbaya menjelaskan bahwa ini hasil dari perubahan kebijakan pemerintah sejak tahun lalu, meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia. IMF memperkirakan banyak negara akan membutuhkan program pinjaman baru untuk mengatasi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasokan, dimana negara Afrika sub-Sahara juga meminta bantuan. Kristalina memperingatkan akan semakin dalamnya gangguan pasokan akibat perang, mendorong negara-negara untuk mengurangi penggunaan bahan bakar. IMF memperkirakan permintaan bantuan keuangan baru mencapai US$20 miliar hingga US$50 miliar akibat gangguan akibat perang. Meski demikian, IMF saat ini tidak membahas penambahan program pinjaman Mesir sebesar US$ 8 miliar meskipun perang berdampak pada ekonominya.

Source link