AS Hukum 14 Pihak Pembantu Iran: Turki dan UEA Terseret

by -168 Views

Di tengah kebuntuan diplomasi dan ancaman kembalinya konflik terbuka, Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui jalur ekonomi dengan menjatuhkan sanksi baru yang menyasar jaringan pengadaan senjata Teheran. AS mengumumkan sanksi terhadap 14 individu dan perusahaan yang dituduh membantu Iran memperoleh persenjataan, di saat negara tersebut berupaya membangun kembali persediaan rudal balistiknya setelah serangan gabungan AS-Israel. Kementerian Keuangan AS dalam pernyataannya pada Selasa (21/4/2026) menyebut bahwa target sanksi tersebut, yang juga mencakup sejumlah pesawat, berbasis di Iran, Turki, dan Uni Emirat Arab. Mereka dinilai terlibat dalam pengadaan maupun pengiriman senjata atau komponen atas nama Iran.

Kementerian Keuangan AS menegaskan bahwa tekanan terhadap Iran akan terus ditingkatkan, terutama terkait program militernya. Washington juga membicarakan perubahan strategi militer Iran yang semakin berkutat pada penggunaan drone tempur. Presiden AS Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam sebelum masa gencatan senjata sebelumnya berakhir, demi memberi ruang bagi kelanjutan perundingan damai antara kedua negara. Trump menyebut langkah tersebut diambil setelah adanya permintaan dari Pakistan, yang selama ini berperan sebagai mediator dalam proses negosiasi.

Source link