Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang: Berita Terbaru

by -216 Views

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa gencatan senjata antara Lebanon dan Israel diperpanjang selama tiga minggu. Dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Oval Gedung Putih, Trump menerima Duta Besar Israel untuk Washington, Yechiel Leiter, dan Duta Besar Lebanon untuk AS, Nada Moawad. Serangan Israel yang menewaskan lima orang, termasuk seorang jurnalis, memicu putaran kedua pembicaraan tersebut yang dimediasi oleh AS. Pada platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Lebanon untuk melindungi negara tersebut dari ancaman Hezbollah. Kerjasama ini diapresiasi oleh Trump, yang juga menyatakan bahwa dia akan segera menjamu PM Israel, Benjamin Netanyahu, dan Presiden Lebanon, Joseph Aoun.

Gencatan senjata yang sebelumnya dicapai melalui mediasi AS telah berhasil menurunkan intensitas kekerasan antara Lebanon dan Israel. Meski demikian, serangan masih terjadi di wilayah selatan Lebanon yang dikuasai oleh pasukan Israel. Hizbullah, kelompok yang didukung oleh Iran, tetap mempertahankan ‘hak untuk melawan’ pasukan pendudukan. Pertemuan di Gedung Putih juga dihadiri oleh pejabat tinggi seperti Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee, dan Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa.

Source link