Ekonomi RI Melonjak 5,61%, Mengungguli China dan AS!

by -52 Views

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I-2026 Mencapai 5,61%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mampu mencapai 5,61% (year on year/yoy). Hal ini didorong oleh pertumbuhan belanja pemerintah, realisasi pembentukan modal tetap bruto (PMTB), dan konsumsi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi ini menyalip pertumbuhan ekonomi China dan Malaysia, bahkan lebih tinggi dari Amerika Serikat, namun masih kalah dari Vietnam.

Perlambatan Perdagangan Global

Kepala BPS, Amalia Adhininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia ini terjadi di tengah perlambatan perdagangan ekonomi global. Data dari IMF menunjukkan bahwa perdagangan barang jasa mengalami penurunan sepanjang tahun 2026.

“Ekonomi mitra dagang Indonesia tumbuh positif, dengan Tiongkok dan Amerika Serikat menguat, serta negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Korsel juga menunjukkan pertumbuhan yang baik,” ujar Amalia.

Peranan Konsumsi Rumah Tangga dan Pemerintah

Amalia menekankan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi, dengan kontribusi mencapai 54,36% terhadap PDB. Sedangkan, konsumsi pemerintah tumbuh dengan cepat, bahkan lebih tinggi dari konsumsi rumah tangga pada kuartal I-2026.

Konsumsi pemerintah tumbuh 21,81% yang didorong oleh peningkatan belanja pegawai dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meskipun kontribusinya terhadap PDB masih lebih kecil dibandingkan konsumsi rumah tangga, namun pertumbuhannya sangat signifikan.

Demikianlah perkembangan terbaru terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 yang menunjukkan ketahanan ekonomi negara ini di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Source link