Pentingnya Memperhatikan Efek Dolar Rp17.500 dalam Penyusunan APBN 2027

by -139 Views

Puan Maharani Soroti Pelemahan Rupiah dan APBN 2027

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh level Rp 17.500 kemarin, Selasa (12/5/2026). Puan menyampaikan dampak pelemahan ini terhadap masyarakat dan dunia usaha, khususnya terkait inflasi, daya beli, dan beban pelaku usaha.

Situasi Global dan Dampaknya

Puan menjelaskan bahwa situasi global dengan konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz telah memberikan tekanan yang signifikan terhadap ekonomi Indonesia. Kenaikan harga energi, pelemahan rupiah, biaya logistik, serta ketahanan energi nasional merupakan beberapa dampak dari situasi global tersebut.

Berbagai sektor, seperti industri, transportasi, dan UMKM, sangat sensitif terhadap kenaikan biaya operasional akibat pelemahan rupiah. Hal ini mendorong perlunya langkah antisipasi dari pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Pembahasan APBN 2027

Puan menegaskan bahwa APBN 2027 harus disusun dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Pendekatan antisipatif perlu diterapkan sejak dini untuk mencegah tekanan global yang dapat memperburuk kondisi perekonomian nasional.

Pembahasan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) sebagai bagian dari penyusunan APBN Tahun Anggaran 2027 juga menjadi fokus DPR dalam masa sidang mendatang. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fiskal negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis.

Dengan kondisi global yang sangat berpengaruh, Puan menekankan pentingnya persiapan dan tindakan yang matang dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi gejolak ekonomi global untuk melindungi Indonesia dari dampak yang lebih besar.

Source link