Perusahaan Hulu Migas: Tantangan DHE dan Upaya Kepatuhan

by -55 Views

Bahlil Pemberi Jaminan Fleksibilitas Bagi Perusahaan Migas

Tangerang, CNBC Indonesia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) tidak akan terdampak aturan baru terkait kebijakan devisa hasil ekspor (DHE). Dalam sebuah acara, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan kepastian berusaha kepada pelaku industri migas dengan memberikan fleksibilitas dalam penggunaan devisa hasil ekspor (DHE).

Kebijakan DHE dan Penegasan Airlangga terkait PP Terbaru

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara gamblang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani peraturan pemerintah (PP) terbaru terkait kewajiban penempatan devisa hasil ekspor (DHE) di bank-bank BUMN mulai 1 Juni 2026. Dalam peraturan tersebut, terdapat pengecualian khusus bagi eksportir dalam sektor pertambangan, migas, dan non migas. Eksportir yang memenuhi syarat tertentu tidak wajib menempatkan DHE SDA di bank Himbara 100%.

Pengecualian kewajiban penempatan DHE di Himbara diberikan kepada eksportir yang melakukan transaksi dengan negara mitra dagang Indonesia. Selain itu, eksportir yang memasukkan DHE di dalam negeri dan melaksanakan retensi tertentu juga mendapat pengecualian. Hal ini memberikan insentif bagi eksportir yang mematuhi regulasi terkait repatriasi devisa.

Insentif Pajak Penghasilan bagi Penempatan Devisa SDA

Dalam PP tersebut, pemerintah memberikan insentif berupa tarif pajak penghasilan (PPh) hingga 0% untuk penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Hal ini menjadi langkah pemerintah untuk mendorong eksportir dalam menjalankan kewajiban dan mendukung perekonomian nasional.

Regulasi baru terkait kewajiban penempatan devisa hasil ekspor (DHE) ini akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026, memberikan peluang dan kendali yang lebih baik bagi para pelaku industri migas dan sektor ekspor lainnya di Indonesia.

Source link